Hari ini sangat sibuk di pasar Indonesia dengan jadwal rilis PDB, keyakinan konsumen, dan keyakinan bisnis. Selera terhadap Rupiah kemungkinan akan meningkat tajam apabila pertumbuhan PDB tahunan 2018 melampaui ekspektasi pasar. Peningkatan keyakinan konsumen dan bisnis dapat menjadi isyarat tambahan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia membaik. Bank Indonesia sudah mengatakan bahwa Rupiah mungkin undervalued dan Fed berspekulasi untuk menghentikan sementara kenaikan suku bunga tahun ini, sehingga Rupiah memiliki peluang untuk menguat signifikan. Trader teknikal akan terus mengamati perilaku USDIDR di bawah 1.4000.

Dolar stabil, tapi sampai kapan?

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi satu pecan terhadap sejumlah mata uang mayor karena bulls tetap terdukung oleh data NFP AS Jumat lalu yang menggembirakan.

Dolar AS tampaknya akan terus menguat di jangka pendek karena optimisme dagang mendukung sentimen risiko dan mengangkat imbal hasil Treasury AS, prospek jangka menengah dan panjang tetap berpihak pada bears. Perlu diperhatikan ekspektasi tetap tinggi bahwa Fed akan menghentikan kenaikan suku bunga tahun ini dan dampak final penutupan pemerintah selama 35 hari masih belum jelas. Amerika Serikat menghadapi tantangan dalam bentuk ketegangan dagang, kekhawatiran pertumbuhan global, penurunan stimulus fiscal, dan ketidakpastian politik di Washington. Oleh sebab itu, Dolar jelas rentan diguncang oleh kejutan menurun. Segala sinyal perlambatan ekonomi AS akan mempercepat depresiasi AS karena status safe haven mata uang ini akan menjadi pertanyaan.

Berfokus pada aspek teknikal, Dolar tetap menguat pagi ini. Harga berada di kisaran 95.90 pada saat laporan ini dituliskan. Momentum naik ini mungkin mengantarkan Indeks Dolar menuju 96.00 di jangka pendek. Breakout tegas dan penutupan harian di atas level ini dapat membuka jalan menuju 96.30 dan kemudian 96.45. Agar bears dapat kembali unjuk gigi, harga harus turun di bawah 95.20.

GBPUSD dekati 1.3000

Ketidakpastian tanpa ujung mengenai Brexit sangat memengaruhi arah Pound pekan ini.

Investor akan sangat mencermati kunjungan Theresa May ke Brussels pekan ini. Mengingat Uni Eropa tidak menyambut renegosiasi Brexit, apakah perjalanan May ini akan gagal dan ia akan pulang dengan tangan kosong? Pound sudah melejit kemarin karena isu Brexit dan kemungkinan akan tetap sangat sensitif terhadap topik ini, jadi peserta pasar harus bersiap menghadapi pekan trading yang volatil untuk Pound.

Dari aspek teknis, GBPUSD tampaknya bergerak turun di grafik harian dengan titik perhatian pertama yaitu level psikologis 1.3000. Breakdown tegas di bawah titik ini berpotensi menjadi motivasi bagi bears untuk menguji 1.2940. Apabila 1.3000 terbukti menjadi support yang baik, maka GBPUSD dapat memantul kembali ke 1.13150.

Sorotan Komoditas – Minyak WTI

Prospek minyak mentah tetap sangat dipengaruhi oleh banyak faktor fundamental. Penurunan Dolar, pemangkasan pasokan OPEC, dan sanksi AS terhadap Venezuela adalah sejumlah faktor yang mendukung bulls. Namun begitu, bears tetap terpicu oleh perkembangan situasi dagang, rekor produksi minyak serpih AS, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Pasar minyak akan menjadi medan perang bagi bulls dan bears di kuartal ini karena dinamika penawaran dan permintaan. Dari aspek teknikal, minyak mentah WTI dapat menguji $58 apabila bulls berhasil memegang kendali di atas $54. Penurunan berkelanjutan di bawah $54 dapat membuka jalan menuju $52 dan kemudian $50.

Sanggahan: Isi dari artikel ini terdiri dari pendapat-pendapat pribadi dan tidak seharusnya ditafsirkan sebagai sesuatu yang berupa nasihat investasi pribadi dan/atau lainnya dan/atau suatu penawaran dari dan/atau permohonan untuk transaksi pada instrumen keuangan dan/atau sebuah jaminan dan/atau prediksi atas kinerja di masa depan. ForexTime (FXTM), para afiliasinya, agen, direktur, petugas atau pegawainya tidak memberikan jaminan atas akurasi, keabsahan, batas waktu atau keutuhan dari informasi atau data yang disediakan dan tidak memikul tanggung jawab atas semua kerugian yang dapat timbul dari segala investasi yang didasarkan pada hal tersebut.